Kisah Penambang

Kisah Penambang

  • Ada beberapa penggali tambang. Setiap hari mereka bekerja dalam tambang. Karena tambang itu kaya mineral alam, maka sudah beberapa tahun mereka tak pernah pindah tempat kerja. Jadi bisa dibayangkan bahwa semakin digali tambang tersebut semakin dalam. Hari itu mereka berada di dasar terdalam dari tambang itu.
  • Secara tiba-tiba semua saluran arus listrik dalam tambang itu putus. Lampu-lampu semuanya padam. Gelap gulita meliputi dasar tambang itu, dan dalam sekejap terjadilah hirup pikuk di sana. Setiap orang berusaha menyelamatkan diri sendiri. Namun mereka sungguh kehilangan arah. Setiap gerakan mereka pasti berakhir dengan benturan dan tabrakan, entah menabrak sesama pekerja atau menabrak dinding tambang. Situasi bertambah buruk disebabkan oleh udara yang semakin panas karena ketiadaan AC.
  • Setelah capek bergulat dengan kegelapan, mereka semua duduk lesu tanpa harapan. Satu dari para pekerja itu angkat bicara: “Sebaiknya kita duduk tenang dari pada secara hiruk-pikik mencari jalan ke luar. Duduklah secara tenang dan berusahalah untuk merasakan hembusan angin. Karena angin hanya bisa berhembus masuk melalui pintu tambang ini.’”
  • Mereka lalu duduk dalam hening. Saat pertama mereka tak dapat merasakan hembusan angin. Namun perlahan-lahan mereka menjadi semakin peka akan hembusan angin sepoi yang masuk melalui pintu tambang. Dengan mengikuti arah datangnya angin itu, mereka akhirnya dengan selamat keluar dari dasar tambang yang dicekam gelap gulita itu.

Pelajaran yang bisa di ambil dari kisah tadi adalah bila bathin kita sedang gundah dan galau, kita tak akan pernah melihat jalan keluar yang tepat. kita butuh untuk menenangkan diri. Hanya dalam keheningan kita bisa melihat pokok masalah secara tepat, serta secara tepat pula kita dapat membuat keputusan.

Bangun Sikap Mental Positif

Bangun Sikap Mental Positif

Setiap kali hujan deras, bagi pengendara mobil penglihatan mereka akan terganggu. Secara otomatis, pengendara akan mengaktifkan wiper mobil untuk membersihkan kaca. Dalam kondisi tersebut kita perlu tetap berjalan dan mengaktifkan wiper. Wiper dalam konteks ini adalah  Sikap Mental Positif (SMP).

Sikap mental positif sama seperti wiper. Mari aktifkan sikap mental positif kita agar dalam kondisi apa pun kita akan terus melangkah melihat ke depan untuk mencapai impian. Pertanyaan selanjutnya, bagaimana cara untuk mempunyai sikap mental positif? Ada banyak caranya, salah satunya metode IMF ini.

IMAN

Jika kita memiliki cita-cita yang tinggi kita punya Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. Percaya sebelum melihat bahwa ini akan terjadi itulah iman.

MILIKILAH PERGAULAN YANG POSITIF

Pergaulan yang buruk merusak kebiasaan baik. Oleh karena itu, agar kita mempunyai mental yang positif, bergaullah dengan teman-teman yang membangun, segala sesuatu yang membuat kita lebih positif.

FOKUSLAH KEPADA TUJUAN

Wiper akan menjadi pengganggu pandangan kalau kita menganggapnya sebagai pengganggu (gerakan ke kiri-kanan). Akan tetapi, wiper akan membantu penglihatan kalau kita focus melihat ke depan dan tidak terlalu memperhatikan gerakan wiper tersebut .

Sudahkah Kita Berterimakasih

Sudahkah Kita Berterimakasih

Terlalu banyak kejadian yang terjadi dalam satu tahun, satu bulan, satu minggu, atau bahkan satu hari. Kejadian-kejadian itu layaknya sebuah roller coaster di taman hiburan. Kadang naik, kadang turun, bisa juga berhenti sesaat. Terlalu banyak momen yang kita lewati tiap harinya, tapi lupa untuk berterima kasih pada Tuhan. Hidup itu layaknya menaiki kereta. Masing-masing orang punya tujuan berbeda. Gerbongnya pun tak sama.

Hidup itu bukan tentang siapa cepat ia dapat, tetapi lebih pada pengalaman yang membuat kita bertumbuh. Rasa sakit, kecewa, sedih, bahagia, marah, semua rasa itu membantu kita untuk tetap tumbuh sampai pada titik ini. Jangan lupa berterima kasih pada diri sendiri, sebab diri kitalah yang membantu kita menjalani proses kehidupan.

Sudahkah kita berterima kasih? Berterima kasihlah pada masa yang pahit, sebab itu mengajarkan kita bagaimana cara bertumbuh. Juga, berterima kasihlah pada masa yang manis, sebab itu membantu kita untuk bertahan menghadapi lelahnya dunia.

Berterima kasihlah pada Tuhan yang selalu menemani kita dengan setia. Berterima kasihlah pada orang tua kita yang selalu mendukung kita tanpa meragukan kita. Berterima kasihlah pada setiap orang yang kita temui di kehidupan, sebab mereka mempunyai peran yang besar bagi cerita hidup kita.

Berterima kasihlah pada hal-hal kecil di sekitar kita, karena tanpa kita sadari, bisa jadi hal itu yang membantu kita untuk terus menjalani hidup. Jangan lupa, berterima kasihlah pada diri kita. Karena diri kitalah yang membawa kita dalam tiap perjalanan hidup kita.

3 Formula Sukses

3 Formula Sukses

Sukses adalah impian setiap orang, dimana kita bisa mencapai sesuatu yang memang kita cita-citakan atau kita tuju. Walaupun demikian sukses menurut orang-orang itu berbeda-beda, setiap orang memiliki definisinya masing-masing. Ada yang mengatakan bahwa sukses adalah ketika memiliki rumah, ketika menjadi pengusaha besar, ketika bisa memiliki ratusan karyawan, ketika bisa membahagiakan orang lain dan masih banyak lagi.

Intinya setiap orang memiliki cara sendiri-sendiri untuk sukses, ada 3 formula sukses, yang jika kita menerapkan ketiga hal ini kita memiliki kesempatan yang lebih besar untuk menjadi orang sukses.

3 Formula Sukses

Beberapa fomula untuk sukses diantaranya adalah

  1. Optimisme
    • Optimisme akan memberikan semangat hidup yang selalu segar bagi kita. Dan optimislah yang akan membuat kita tangguh dalam menghadapi berbagai persoalan yang menghadang.
  2. Pasion
    • Pasion, adalah rasa semangat dan kepuasan yang terus dilakukan tanpa bosan.
  3. Fokus
    • Fokus, ibarat matahari, bintang dengan energi cahaya besar namun karena cahayanya yang terpedar maka cukup untuk menghangatkan. Namun dengan bantuan cermin lensa cahaya matahari terfokus pada satu titik, dan dari titik itu muncullah api.

Itulah beberapa formula untuk menjadi sukses semoga kita bisa menerapkannya dalam diri kita.

Hidup Penuh Rasa Syukur

Hidup Penuh Rasa Syukur

Hidup memang bergelombang, ombak kesedihan dan kebahagiaan pasti datang silih berganti. Ada saat di mana kita berada di titik lemah. Merasa lelah dengan apa yang sedang kita lalui dan ingin berhenti sejenak dari peliknya dunia. Solusi yang bisa ditemukan adalah bersyukur, karena tolok ukur kebahagiaan adalah rasa syukur.

Jika kita memiliki rasa syukur yang besar maka sejatinya kebahagiaan pun akan sebanding dengan rasa syukur itu. Percayalah, Tuhan tidak pernah tidur. Dunia ini fana, apapun yang kita lihat lewat mata belum tentu sesuai dengan kenyataannya. Apalagi lewat media sosial, duh jangan dulu iri, banyak manipulasi, percayalah. Hidup dengan pola kita sendiri, berjuang semampunya, bersedih secukupnya, dan bersyukur sebanyak-banyaknya, maka kita akan menemukan bahagia yang tiada hentinya.

Tentang pencapaian atau kesuksesan, semua akan mendapatkan jatahnya masing-masing. Nikmatilah proses kita sendiri meskipun panjang, yang sukses duluan mungkin perjuangannya lebih sepadan, kita harus ingat itu.

Dan tentang sesuatu yang tidak kita miliki tapi orang lain miliki, jangan dulu iri, mungkin bahagia kita bukan ada di sana, yang terbaik untuk kita telah Tuhan bungkuskan dengan rapi, takdir-Nya selalu indah pada waktunya, percayalah, kita hanya bisa berjuang, berdoa dan berusaha.

Bagaimana? Sesak kita sudah sedikit terobati? Tersenyumlah, kebahagiaan telah menunggu kita. Jangan bersedih, jangan mengeluh. Jemput bahagia dengan rasa syukur.

Tuhan Tahu Kita Mampu

Sukses Itu Sederhana

Sukses Itu Sederhana

Setiap orang memiliki cara yang berbeda dalam mengartikan arti kata “sukses”. Ada yang beranggapan bahwa orang yang sukses itu adalah orang yang kaya raya dan banyak uang, ada pula yang beranggapan orang sukses itu orang yang memiliki tingkat pendidikan tinggi dan berpangkat. Seperti dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia yang mendefinisikan kata “kesuksesan” sebagai “keberhasilan” atau “keberuntungan”.

Artinya jika seseorang telah berhasil melakukan sesuatu, misalnya berhasil menyelesaikan pendidikan, mendapatkan pekerjaan yang baik, mempunyai penghasilan yang cukup, mereka bisa dikatakan sukses. Apabila kita sudah memiliki tujuan untuk memperoleh kesuksesan, maka kita harus yakin bahwa usaha yang kita lakukan tidak akan sia-sia. Kesuksesan tidaklah akan sulit diwujudkan. Tetapkan hati dan pikiran untuk bertekad mewujudkan semua yang kita harapkan dalam kesuksesan.

Jangan membuat orang lain mengganggu apa yang sudah kita rencanakan saat ini. Jika kita sudah melakukan hal semacam itu, maka dapat dipastikan kita tidak akan goyah lagi dengan apapun yang terjadi di sekitar. Seperti pohon yang sudah berdiri kokoh tidak akan mudah tumbang walaupun angin topan menerpa. Seperti itulah tips agar berhasil meraih kesuksesan yang bisa kita lakukan.

Jika kita melakukan cara agar bisa berusaha untuk meraih sukses, dapat dipastikan usaha kita akan membuahkan hasil. Usaha adalah tonggak utama dalam mencapai kesuksesan. Tanpa adanya usaha, maka jangan berharap apapun bisa terjadi. Lakukan semuanya dengan tepat dan cara serta waktu yang tepat.

Membanggakan Dan Dibanggakan

Membanggakan Dan Dibanggakan

Anak-anak perlu diajari untuk merasa bangga pada keluarga: pada ayah dan ibunya, saudaranya, atau keluarga besarnya. Bangga dalam arti memiliki sekian alasan untuk bersyukur atau untuk bahagia atas apa yang ada. Kenapa? Kebanggaan akan memunculkan perasaan yang positif pada anak ketika berinteraksi dalam keluarga.

Yang perlu kita hindari adalah menanamkan kesombongan. Kesombongan membahayakan dirinya sebelum membahayakan orang lain. Kesombongan akan membuatnya cepat patah atau cepat mengundang konflik dalam berinteraksi dengan orang lain atau dengan kenyataan hidup.

Perlu juga menghindari menanamkan rasa minder, entah secara sadar atau tidak, baik secara opini atau perlakuan. Misalnya kita mendengar celotehan anak mengenai cita-citanya yang tinggi, lantas kita memotong ucapannya dengan kata-kata tidak bisa atau tidak mampu. Ucapan demikian bisa merusak fondasi mentalnya.

Agar anak bisa bangga, kita pun harus bangga dengan mereka. Kebanggaan anak juga akan luntur apabila bukti-buktinya tidak kita tunjukkan, misalnya tidak saling berbagi, tidak saling menghormati, tidak saling mendukung, dan seterusnya. Pasti tidak ada orangtua yang sanggup memberikan bukti yang membanggakan pada anaknya sepanjang masa. Perjalanan hidup kita tidak linier.

Jadi bagaimana? Di sinilah pentingnya menanamkan nilai atau ajaran, entah dari agama, budaya, atau apa saja. Anak perlu diajari bahwa bersyukur itu wajib, bukan karena keadaan, tetapi karena perintah ajaran.

Tetap Jadi Orang Baik

Tetap Jadi Orang Baik

Orang baik ada banyak ukurannya. Kadang, kita sudah merasa baik, orang lain dapat melihatnya berbeda. Sebaliknya ketika kita merasa gagal menjadi orang baik, belum tentu demikianlah adanya. Boleh jadi kita hanya terlalu mengecilkan usaha kita untuk menjadi orang baik. Bisa pula kita menghukum diri terlalu keras atas hal-hal yang sejatinya bukan kesalahan kita. Wajib diketahui bahwa seharusnya kita tidak perlu merasa bersalah oleh enam hal di bawah ini.

  • Ingin membantu, tapi tidak bisa
  • Belum dapat menepati janji
  • Tahu harus berubah jadi pribadi yang lebih baik, tapi belum berhasil
  • Memilih meninggalkan seseorang atau lingkungan pergaulan tertentu demi kebaikan diri*
  • Tak dapat melupakan kesalahan orang
  • Bersikap tegas pada orang terdekat

Kalau enam hal di atas bikin kamu merasa gagal menjadi orang baik, dirimu dikhawatirkan justru kehilangan motivasi untuk terus menjadi orang baik. Baik atau tidaknya kamu dinilai dari apa yang dikatakan hatimu dan tak diketahui orang-orang.

Saat kata hati coba diwujudkan dalam perbuatan, inilah yang kadang tidak mudah. Kerap terjadi ketidaksesuaian antara apa yang sebenarnya kita inginkan dengan perbuatan kita yang belum sepenuhnya tertuju ke sana. Walau demikian, tetap hargai apa-apa yang sudah kita niatkan, ya.

Meluapkan Emosi Secara Sehat

Meluapkan Emosi Secara Sehat

Marah, sedih, atau kecewa adalah emosi yang lumrah dimiliki setiap manusia. Rasanya tidak ada satupun orang di dunia yang tidak bisa merasakan emosi. Hanya saja, setiap orang memiliki cara masing-masing untuk meluapkan emosi mereka. Ada yang cenderung menahan diri atau dengan frontal meluapkan perasaan mereka.

Semua orang berhak untuk meluapkan emosi dengan cara apa pun. Asalkan jangan menyakiti diri sendiri dan orang-orang disekitarnya. Kalau kita ingin meluapkan emosi dengan cara yang baik, kita bisa melakukan venting.

Berbeda dengan emotional dumpling yang toxic, venting adalah cara untuk mengekspresikan emosi dengan bijak dan sehat. Mari, belajar mengendalikan emosi agar tidak terjadi penyesalan di akhir. Berikut beberapa cara yang harus dicoba dan lakukan.

  • Fokus pada satu masalah
  • Terbuka untuk menerima saran
  • Jangan sakiti diri sendiri dan orang lain
  • Bercerita pada orang lain
  • Luangkan waktu untuk me time

Daripada meluapkan emosi dengan cara negatif, lebih baik lakukan sederet cara diatas. Selain baik untuk kesehatan mental kita, venting juga berguna agar tidak terjadi penyesalan setelah kamu meluapkan emosi. Mari, kita coba terapkan!

Fokus Pada Hal Positif

Fokus Pada Hal Positif

Terkadang, kita lebih banyak menghabiskan waktu dan tenaga memikirkan tantangan, kesulitan, serta hal-hal negatif dalam hidup kita hingga melupakan hal-hal positif yang pernah terjadi. Padahal, hidup itu dinamis. Ada saat-saat jatuh, ada saat-saat menanjak. Ada waktu untuk gagal dan berhasil. Hal inilah yang memberi kita kekuatan untuk tetap berusaha dan berharap untuk masa depan.

Walau sekarang belum terlihat hasilnya, percayalah bahwa suatu saat pasti akan terbayarkan dengan hal positif—sama seperti dulu ketika kita berhasil. Berikut beberapa tips ini untuk fokus pada hal positif di hidup kita.

  • Terima dan tegaskan pada diri sendiri bahwa kamu layak  mendapat hal baik
  • Jangan beranggapan bahwa kita dilahirkan untuk kalah
  • Tuliskan hal – hal baik dalam hidup kita selama ini.
  • Nikmati setiap momen yang ada baik suka maupun duka
  • Percaya bahwa semua akan baik – baik saja

Semoga kita bisa selalu fokus pada hal-hal positif dalam hidup kita. Hidup tidak selalu baik-baik saja, tapi menikmati setiap fase hidup membantu kita untuk bertahan. Semangat!