Batasi Diri Dari Hal – Hal Negatif

Batasi Diri Dari Hal – Hal Negatif

  • Apabila kita adalah tipe orang yang selalu berpikiran negatif, maka kebiasaan tersebut harus mulai kita hilangkan. Percaya atau tidak, sikap kita dalam menjalani dan mengambil keputusan dalam hidup sebagian besarnya dipengaruhi oleh cara kita berpikir. Tetaplah berpikiran positif walau berada di situasi negatif, karena hal tersebut yang bisa membuat kita bertahan dan terus maju melewati semua rintangan untuk mencapai kesuksesan.
  • Selain itu, periksalah lingkungan disekitar kita. Jika kamu memiliki beberapa orang di dalam hidup yang selalu berpikiran negatif, maka sebaiknya mulailah untuk menjaga jarak dari orang tersebut. Secara tidak langsung, sikap atau aura negatif dari orang-orang di sekitar akan sangat berpengaruh terhadap kita.
  • Jika kita tidak bisa menghilangkan mereka dari kehidupan, maka mulailah untuk membatasi waktu saat akan berkumpul dengan mereka. Jangan habiskan banyak waktu bersama orang yang memberi pengaruh negatif terhadap hidupmu.
  • Cara terbaik untuk bisa menemukan hal-hal positif di dalam kehidupan adalah bersyukur atas apa yang telah kita miliki saat ini. Sebuah penelitian yang pernah diterbitkan di Psychology Today mengungkapkan bahwa mereka yang memiliki jurnal bersyukur memiliki peningkatan perhatian, sikap antusias, dan energi lebih besar dibandingkan dengan kelompok lain yang tidak melakukannya.
  • Salah  satu cara yang bisa dilakukan untuk berlatih bersyukur adalah menuliskan apa saja yang patut disyukuri setiap harinya. Melakukan hal ini akan membuat kita menjadi lebih baik dalam menyikapi kehidupan.
Temukan Tujuan Hidup

Temukan Tujuan Hidup

Setujukah Kita bahwa hidup ini sebenarnya adalah sebuah perjalanan? Perjalanan menuju sebuah titik, untuk mendapatkan sesuatu di akhir hayat. Hanya saja terkadang kita seolah merasa tersesat, tak tahu ke mana lagi kaki harus melangkah. Jika sudah begini, kita perlu menemukan lagi tujuan hidup kita. Saat tujuan hidup sudah mulai kabur dan rasanya semakin sulit untuk digenggam, kita perlu mengambil jeda sejenak, lalu tanyakan beberapa hal ini kepada diri Kita.

Untuk menemukan kembali tujuan hidup Kita, bertanyalah pada diri Kita tentang beberapa hal ini. Jawaban yang Kita temukan dari dalam diri sendiri inilah yang nantinya akan membimbing Kita untuk mendapatkan tujuan hidup Kita kembali.

  • Apakah Saya Melakukan Sesuatu yang Saya Cintai?
    • Jika belum, cari tahu alasannya dan apa yang harus Kita lakukan untuk bisa mulai melakukan hal yang Kita sukai.
  • Apakah Saya Bahagia di Tempat Saya Berada Sekarang?
    • Ukur lagi tingkat kebahagiaan Kita dengan mengetahui apakah Kita menikmati apa yang Kita lakukan sekarang dan apakah Kita bahagia dengan perjalanan yang telah Kita lalui?
  • Adakah Hal Lebih Lainnya yang Bisa Saya Lakukan?
    • Temukan cara yang bisa Kita pilih agar bisa memberikan kontribusi lebih ke masyarakat. Kita diberi satu kali anugerah hidup, jadi sayang kan kalau anugerah itu dibuang sia-sia?
  • Apakah Saya Merasa Puas?
    • Gali lagi lebih dalam, apa yang bisa membuat Kita jadi orang paling bahagia di dunia?
  • Saya Ingin Diingat Sebagai (dengan Cara) Apa?
    • Cari cara tentang bagaimana nantinya Kita bisa memberikan ‘warisan’ kepada orang-orang di sekitar Kita. Setidaknya cari cara agar nama Kita nantinya masih bisa diingat oleh cucu dan keturunan Kita.

Dari jawaban-jawaban yang Kita temukan dari menjawab semua pertanyaan di atas, nantinya Kita akan bisa menemukan tujuan hidup Kita yang sebenarnya. Setelah menemukan tujuan hidup tersebut, pegang erat-erat, siapkan langkah dan tenaga Kita, dan jalani sisa hari Kita dengan penuh semangat optimisme.

Hilangkan Takut Dan Keraguan

Hilangkan Takut Dan Keraguan

Bohong jika tak ada manusia yang tak pernah merasa takut atau ragu-ragu. Setiap orang punya rasa takut, sesekali kita pun akan merasa ragu-ragu terhadap diri kita sendiri. Tapi kenapa ada orang yang sukses dan bahagia sementara yang lain malah terus gagal dan menderita?

Salah satu jawabannya adalah cara kita sendiri untuk menghadapi dan mengatasi rasa takut dan keraguan diri sendiri. Kita pernah gagal. Banyak hal yang bisa membuat kita merasa takut dan malah ragu terhadap diri sendiri. Apakah ini sesuatu yang normal? Tentu saja, sangat normal. Tapi Kita harus bisa melakukan sesuatu agar rasa takut dan keraguan terhadap diri sendiri itu tidak malah berbalik untuk menyiksa diri Kita.

Hidup akan jadi terasa semakin berwarna saat kita mau membuka diri melakukan sesuatu yang baru. Mungkin Kita akan sukses. Tapi bisa saja Kita gagal. Tapi perlu juga diketahui bahwa ini cara Kita, ini hidup Kita. Kita adalah satu-satunya orang yang bisa mengontrol diri Kita untuk mengatasi semua perasaan takut dan ragu dalam diri Kita sendiri.

Saat Kita gagal, tak perlu merasa takut akan dimusuhi banyak orang atau dijauhi orang terdekat. Malah jika Kita tidak berani untuk mencoba, Kita menunjukkan diri kita adalah orang yang gagal mengatasi rasa takut Kita sendiri.Rasa takut juga tak selamanya akan membuat Kita gagal. Bisa jadi emosi negatif yang Kita rasakan sekarang menjadi pemicu Kita untuk berusaha lebih giat lagi.

Kita semua punya rasa takut, ragu-ragu, dan rasa rapuh. Dan sayangnya banyak diantara kita yang membiarkan perasaan dan emosi negatif tersebut mendikte aksi atau tindakan yang kita lakukan. Jadinya Kita bisa dengan mudahnya tidak mau melakukan sesuatu karena dikuasai rasa takut dan ragu-ragu. Well, Kita tak harus jadi orang yang hebat dalam melakukan sesuatu, tapi Kita hanya perlu jadi orang yang membuat keputusan sendiri untuk melakukan sesuatu tersebut.

Perjalanan Wujudkan Impian

Perjalanan Wujudkan Impian

Teringat cuplikan percakapan antara Dorothea dan Joe dalam film Soul tentang kisah seekor ikan kecil. Seekor ikan kecil mendekati ikan besar dan bilang bahwa ia sedang mencari samudra. Ikan besar malah balik bertanya, “Samudra?” Ikan besar ini pun menjelaskan bahwa tempat ia berada sekarang adalah samudra. “Ini?” kata si ikan kecil. “Ini hanya air. Yang aku inginkan adalah samudra,” katanya lagi.

Kadang kita tak sadar bahwa yang kita dapatkan saat ini adalah yang sebenarnya kita inginkan. Hanya saja yang mungkin terasa agak mengecewakan adalah ternyata perasaan yang kita dapatkan saat berhasil mendapatkan keinginan itu… biasa saja. Tidak ada perasaan yang benar-benar membuncah saat berhasil mendapatkannya. Biasa saja. Ya, pastinya ada rasa bahagia, tapi tidak “meledak-ledak” seperti yang sebelumnya kita bayangkan.

  • Perjalanan Mewujudkan Impian adalah yang Berkesan

Terkadang bagian terbaik dari sebuah impian adalah perjalanan dalam mewujudkannya. Perjalanannya memang penuh liku dan terhalang banyak batu, tapi justru perjalanan itulah yang memberi kenangan dan pengalaman tak terlupakan. Ada proses jatuh bangun, gagal dan bangkit lagi, hingga tawa dan air mata. Perjalanan itulah yang menghadirkan pelajaran berharga.

  • Tetap Nikmati dan Lakukan yang Terbaik dalam Perjalanannya

Impian memberi kita makna dan alasan untuk hidup. Sering kita mendengar seruan untuk mengikuti impian kita. Ya, itu hal yang positif. Tapi perlu juga ingat bahwa proses dan perjalanan untuk mewujudkan impian itu tak selalu mudah. Tetap nikmati dan lakukan yang terbaik dalam setiap proses dan perjalanannya.

Kita selalu punya kesempatan untuk mewujudkan impian. Selalu upayakan yang terbaik dalam setiap peluang yang ada. Meski mungkin impianmu masih tampak terlalu jauh untuk dijangkau, tak perlu berkecil hati. Perjalanan yang sedang dijalani dan dilalui saat ini pada akhirnya akan menjadi kenangan yang akan dirindukan.

Semoga apa pun impian atau harapan kita kali ini, bisa terwujud pada waktu yang terindah. Tetap syukuri setiap langkah yang berhasil dilakukan. Nikmati perjalanannya dan tersenyumlah melewati setiap momennya.

Belajar Kehidupan Dari Keluarga

Belajar Kehidupan Dari Keluarga

Kita tak pernah bisa memilih siapa yang akan menjadi orangtua kita. Kita tak pernah bisa menentukan siapa yang akan menjadi ibu yang melahirkan kita. Tak pernah bisa memilih siapa yang bisa menjadi kakak atau adik kandung kita. Keluarga hadir begitu saja dalam kehidupan kita.

Memang tak semua keluarga bahagia. Tak semua keluarga selalu bisa harmonis dan rukun satu sama lain. Ada keluarga yang malah mungkin melukai hati kita. Orang-orang terdekat dalam keluarga yang ternyata malah mengecewakan kita. Meskipun kita pernah dikecewakan keluarga, selalu ingatkan diri bahwa dari merekalah kita pertama kali belajar soal kehidupan.

  • Pahit Manisnya Kehidupan Kita Pelajari dari Keluarga

Kehidupan tak selalu penuh kebahagiaan. Suka duka kehidupan akan selalu menyertai perjalanan kita. Dari keluarga, baik dari interaksi dengan mereka maupun pengalaman demi pengalaman yang kita habiskan bersama mereka, kita bisa mengenal pahit manisnya kehidupan untuk pertama kalinya.

  • Hadirnya Rasa Kecewa Tak Perlu Terlalu Didramatisasi

Wajar jika kita kecewa saat orang terdekat kita malah menyakiti dan melukai kita. Mereka tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita. Walaupun kecewa dan kesal, jangan sampai malah menyimpan dendam dan terlalu keras hati untuk memberi maaf.

  • Ambil Baiknya, Buang Buruknya

Ketika orang terdekat kita menyakiti kita, kita pun bisa lebih mudah memposisikan diri untuk membuat kesalahan yang sama. Karena tahu hal-hal yang tak semestinya dilakukan, maka kita bisa dengan lebih mudah menghindarinya dalam tindakan-tindakan kita ke depannya bersama keluarga kita sendiri di masa depan.

  • Keluarga Tetaplah Tempat Kita Berpulang

Bagaimanapun, keluarga tetaplah tempat kita berpulang. Kehadiran mereka tetaplah penting bagi kehidupan kita. Walau mungkin keluarga kita tak selalu baik-baik saja, kita tetaplah membutuhkan mereka dalam kehidupan kita.

Lapangkan lagi hati kita. Luaskan lagi pintu maaf kita. Keluarga tetaplah orang-orang yang membawa peran penting pada kehidupan kita.

Efek Bersyukur

Efek Bersyukur

Kita mungkin sering mendengar bahwa kebaikan membawa kebahagiaan, ini bukan isapan jempol belaka dan memang benar adanya. Bahkan tak hanya kebahagiaan, kebaikan pada orang lain juga dapat memengaruhi kesehatan fisik dan mental seseorang secara positif. Agar lebih jelas, ini dia beberapa manfaat kebaikan bagi kesehatan fisik dan mental seseorang.

Kebaikan melepaskan hormon perasaan baik

Melakukan hal-hal baik untuk orang lain meningkatkan serotonin, neurotransmitter yang bertanggung jawab atas perasaan puas dan sejahtera, seperti saat melakukan olahraga.

Kebaikan meredakan kecemasan

Meskipun ada beberapa cara untuk mengurangi kecemasan, seperti meditasi, olahraga, obat resep, dan pengobatan alami, ternyata bersikap baik kepada orang lain bisa menjadi salah satu cara termudah dan paling murah untuk menghilangkan kecemasan.

Kebaikan baik untuk hatimu

Membuat orang lain merasa baik dapat “menghangatkan” hati , bahkan tidak hanya itu, bersikap baik kepada orang lain juga dapat memengaruhi keseimbangan kimiawi sebenarnya dari hati.

Membuat hidup lebih lama

Ketika diri kita baik kepada orang lain, diri kita mengembangkan hubungan dan persahabatan yang kuat dan bermakna. Jadi, teruskan dan dapatkan beberapa teman baru, atau perluas kebaikan dan kasih sayang kepada orang-orang yang sudah dimiliki.

Dapat mengurangi stres

Membantu orang lain memungkinkan untuk keluar dari diri sendiri dan mengambil istirahat dari stres dalam hidup kita sendiri, dan perilaku ini juga dapat membuat kita lebih siap untuk menangani situasi stres.

Kebaikan mencegah penyakit

Kebaikan mungkin adalah sebuah resep rahasia untuk hidup yang lebih sehat dan lebih lama. Tetapi jangan lakukan kebaikan untuk mendapatkan manfaatnya semata. Karena, kebaikan sejati adalah yang berasal dari hati dan dilakukan dengan ketulusan.

Bangkit Dan Optimis

Bangkit Dan Optimis

Mungkin Kita atau orang lain yang Kita kenal pernah merasa putus asa dan Kita mungkin tidak tahu bagaimana cara mengatasinya. Jangan berkecil hati dulu. Kita dapat mengubah rasa putus asa menjadi rasa optimis dengan 4 tips kiat cara mengatasi rasa putus asa berikut ini:

Mengambil Langkah Positif.

Jika untuk mengatasi suatu tindakan, kita menunggu dulu sampai  datangnya rasa ingin bertindak pada diri kita, tentunya tindakan itu tidak akan pernah Kita laksanakan. Yang harus Kita lakukan lebih dulu adalah pelaksanaan, perasaan akan menyusul kemudian.

Mulailah Berfikir Positif.

Hanya mereka yang berfikir positiflah yang akan berhasil. Jika Kita ingin mengatasi rasa putus asa, cobalah berfikir positif. Jika Kita yakin Kita bisa berhasil, pasti berhasil, tetapi jika Kita tidak yakin berhasil, Artinya Kita sudah gagal duluan.

Mengambil Pelajaran Dari Contoh-contoh  Positif.

Salah satu cara atau kiat untuk mengatasi kegagalan adalah dengan mengambil pelajaran atau contoh-contoh positif dari mereka yang gigih. Cobalah untuk meniru mereka! Orang-orang yang kita tiru bisa saja orang-orang sukses yang kita kenal langsung. Bisa pula misalnya dengan membaca buku-buku biografi dan mempelajari kelebihan – kelebihan mereka yang Kita kagumi serta mencari tahu bagaimana mereka mengembangkan kelebihan – kelebihan tersebut. Singkatnya mungkin contoh-contoh itu bisa Kita dapatkan dimana saja.

Mengembangkan Sikap Gigih.

Kegigihan dalam berusaha merupakan salah satu kiat terpenting dalam mencapai suatu keberhasilan. Keberhasilan hanya dapat dicapai oleh mereka yang dapat mengatasi rintangan dan rasa putus asa. Kalau kita ingin berhasil. jangan sekali-kali meremehkan sifat gigih. Sifat ini merupakan salah satu sifat yang harus dipupuk guna mengatasi rasa putus asa.

Mereka yang selalu memelihara sikap positif lebih bisa menikmati hidup bagaimana pun keadaan mereka. Bahkan jika telah terbiasa mengatasi kegagalan dan pantang menyerah, Mereka akan lebih luwes mengatasi kendala-kendala berikutnya yang harus mereka hadapi. Mereka bisa dengan mudah mewujudkan segenap cita-cita serta keberhasilan yang ingin dicapai.

Berpikir Dan Bersikap Positif

Berpikir Dan Bersikap Positif

Sebagai manusia yang menjalani kehidupan tentunya kita tidak lepas dari berbagai macam masalah. Masalah memang tidak bisa diprediksi dan terkadang datang dalam berbagai macam bentuk yang senantiasa membuat hidup kita semakin sulit baik secara fisik maupun mental.

Terkadang kita membutuhkan kata-kata motivasi hidup dari orang-orang terdekat kita untuk senantiasa membuat hidup kita lebih semangat. Layaknya roda kehidupan yang terus berputar, terkadang kita sering merasa masalah yang kita hadapi berat dan membuat kita berpikir bahwa masalah tersebut tidak akan berlalu.

Namun percayalah, semua hal di dunia ini tidak ada yang permanen dan suatu saat akan berlalu termasuk masalah kita. Agar masalah kita cepat terselesaikan dan hidup tidak terbebani, ada baiknya kita sebagai manusia selalu mencoba terus berpikir positif dan menjauhkan diri dari pikiran negatif yang timbul dari masalah tersebut.

Memang rasanya sulit untuk berpikir positif ketika sedang tertimpa masalah, namun perlu diingat dengan berpikir positif kita mampu mengambil hikmah dan pelajaran dari masalah yang sedang kita alami.

Bahkan dengan bersikap positif, kita bisa tetap tenang dalam menghadapi masalah yang muncul dan mencari solusi yang terbaik dalam menyelesaikannya.

Ada Asa Selama Tidak Menyerah

Ada Asa Selama Tidak Menyerah

Sudah pada kodratnya manusia senantiasa menghadapi permasalahan hidup. Bahkan, hidup merupakan serangkaian tindakan untuk mengelola permasalahan. Pada sebagian masalah, secara alamiah manusia dibekali insting untuk menghadapinya.

Namun, pada sebagian lainnya manusia harus melalui proses pencarian dan pembelajaran sebelum menemukan solusi terbaik menyelesaikan masalahnya. Ketika lapar, kita makan; mengantuk, tidur. Ini insting yang otomatis mengarahkan tubuh kita.

Permasalahan lain, seperti rasa sakit, takut, kesepian, keinginan memiliki, rasa malu, cemburu, inilah persoalan yang diperlukan usaha pembelajaran. Tuhan mendorong manusia untuk selalu mencari jalan dan berusaha menyelesaikan masalah yang dihadapinya.

Tuhan sudah menjamin pasti ada harapan dan jalan keluar bagi setiap permasalahan. Didahului dengan pertobatan, rasa syukur, serta amalan vertikal dan horizontal, kemudian segala daya akal dan upaya kita kerahkan untuk menemukan jalan keluar yang telah Tuhan siapkan untuk permasalahan kita.

Atau, sebagian lain justru merasa tidak ada jalan keluar dan berputus asa atas masalah yang mendera. Keputus asa an bukanlah sesuatu yang diberikan dari luar, tapi datang dari diri sendiri. Selama hati kita tidak menyerah, maka keputus asa an akan menjadi lemah.

Self Reward

Self Reward

Hidup saling mencintai dan menghargai diri sendiri adalah hal yang sangat baik. Sebelum mencintai dan menghargai diri sendiri, sudahkah dari kita melakukan hal tersebut? 

Mencintai dan menghargai diri sendiri merupakan hal yang penting, bagi sebagian kecil orang kebanyakan selalu mengutamakan kebahagiaan dan kebutuhan orang lain adalah yang utama, sedangkan dirinya ditaruh pada posisi mengutamakan nomor sekian.

Hal tersebut tidak perlu dipermasalahkan lagi, bahkan ada sisi benarnya juga. Bagi sebagian kecil orang tersebut memberikan kebahagiaan kepada orang lain merupakan hal yang membuat dirinya bahagia. Memang cukup langka, karena kebanyakan orang berpandangan oposisi.

Self reward ialah cara untuk membuat kita bisa melakukan lebih banyak hal, ini dilakukan dengan memberi kita hadiah atau imbalan atas apa yang sudah kita capai, misalnya membeli barang kesukaan, bepergian, jajan kuliner, dan masih banyak lagi cara lainnya dalam melakukan self reward. 

Setelahnya, kita siap memulai aktivitas dengan pikiran yang lebih segar. Lalu, kita pun bisa menularkan energi positif ke semua orang. Segalanya akan terasa lebih mudah ketika kita bisa menghargai diri sendiri. Self reward adalah langkah kecil untuk membuat diri kita bahagia dengan cara yang positifJadi, jangan lupa untuk mencintai hidup kita, ya.

Tanpa adanya tindakan yang dapat menarik diri dari kepenatan harian akan menyebabkan tumpukan stres yang dapat berujung berubah menjadi depresi maka dengan kita melakukan self reward, kita juga harus menjaga diri kita, terkhusus kesehatan mental kita. Karena kesehatan mental dilakukan oleh diri kita sendiri, bukan dilakukan oleh orang lain.

Copyright © 2021 HWW | Well Project Indonesia