Rumah 1000 Cermin

Rumah 1000 Cermin

ADA seekor anjing kecil sedang berjalan-jalan, tiba-tiba ia tertarik untuk masuk ke sebuah rumah yang pintunya terbuka, ia tidak tahu bahwa di dalam rumah itu terpasang 1000 cermin.

Begitu anjing tersebut masuk ke dalam rumah, betapa kagetnya ia! Ternyata ada 1000 anjing dengan ekspresi terkejut memkitang ke arahnya! Karena merasa terancam, ia pun menggonggong ke arah 1000 anjing tersebut, rupanya gonggongan tersebut dibalas dengan gonggongan juga oleh 1000 anjing yang tidak lain adalah pantulan dirinya sendiri di 1000 cermin.

Karena takut, akhirnya anjing kecil itu pun keluar dari rumah tersebut. Hati kecilnya berkata, “Rumah ini sungguh mengerikan!”

Tak berapa lama kemudian, seekor anak anjing yang lain berjalan-jalan di sekitar tempat itu juga, ia melihat rumah 1000 cermin yang pintunya terbuka, sambil tersenyum kecil ia pun mengendap masuk.

Betapa senangnya ia, begitu masuk, ia melihat ada 1000 anjing sedang tersenyum kecil menatap dirinya! Ia pun mengibas-ngibaskan ekor dan melompat dengan riang. Rupanya, 1000 anjing di hadapannya ikut-ikutan mengibas ekor dan melompat. Dalam hatinya berkata, “Wah, menyenangkan sekali di sini.”

Sebenarnya, kehidupan ini adalah rumah 1000 cermin tersebut. Hidup hanya merefleksikan apa yang ada pada diri kita sendiri. Ketika berpikir bahwa kehidupan itu sulit, susah, mereka bersekongkol, orang jahat banyak, mereka akan menghancurkan kita…. maka realita seperti itulah yang akan ditemukan.

Berhentilah murung, cemberut, sering komplain, mengeluh dan “menggonggong” atas hal-hal di sekitar kita.

Sebaliknya, berusahalah memperbaiki mental dan sikap, berpikir positif, bersyukur dan selalu menebar kebaikan… dan rasakanlah sensasi rumah 1000 cermin yang luar biasa dahsyatnya ketika kita memberi senyum padanya, maka 1000 senyuman akan berbalik untuk kita.

Rezeki Itu Luas

Rezeki Itu Luas

  • Percaya atau tidak, pengaruh persepsi dalam kehidupan kita sangat besar. Contohnya persepsi kita soal rezeki, coba bayangkan, ketika kita menganggap rezeki itu adalah kepemilikan, maka apa yang bukan milik kita, kita anggap bukan rezeki kita. Padahal, boleh jadi kita bisa mendapatkan manfaatnya dari pemiliknya, tanpa harus memiliki.
  • Karena rezeki itu tidak identik dengan milik kita, tetapi apa saja yang diberikan kepada kita, dan bisa kita manfaatkan. Maka, rezeki itu luas cakupannya, bisa fisik dan non fisik. Bisa tampak dan tidak,  Kesalahan kita, karena menganggap rezeki kita hanya yang tampak dan dalam kekuasaan kita. Akibatnya, ketika yang tampak dan dalam genggaman kita berkurang, habis bahkan hilang, kita gelisah, khawatir bahkan stress.
  • Maka, diberi harta, rumah, kendaraan, suami, isteri, anak, adalah rezeki, tetapi tidak diberi semuanya itu juga rezeki. Karena “tidak diberi harta, rumah, kendaraan, suami, isteri dan anak” itu juga pemberian. Itu artinya rezeki. Karena itu rezeki kita tidak bisa kita hitung dengan hitungan angka. Kalau rezeki kita matematika-kan, maka inilah yang menyebabkan kita gelisah, khawatir dan stress.
  • Bagaimana caranya supaya tidak stress, persepsinya harus diubah. Rezeki itu pemberian Tuhan, bisa fisik dan non fisik. Bisa dihitung dan tidak. Yang pasti, harus yakin, rezeki itu di tangan-Nya, tidak terbatas, dan selalu ada untuk kita, selama kita masih hidup.
  • Karena Dia jamin rezeki setiap makhluk hidup. Kita pun tak akan mati, sebelum rezeki kita sempurna. Kerja atau ikhtiar hanya mengusahakan kondisi (hal), bukan sebab. Kadang dari sana rezeki datang, kadang tidak. Rezeki tidak ditentukan akal, pendidikan dan kedudukan. Kalau tidak, burung dan hewan akan mati kelaparan. Maka, Tuhan Yang Maha Mengurus kita semua dan mereka, melebihi ibu kita pada anak-anaknya.
Masihkah Ada Kesempatan

Masihkah Ada Kesempatan

Kata orang kesempatan itu tidak datang dua kali. Makskudnya mumpung ada kesempatan, segera dimanfaatkan maksimal. Tentunya kesempatan dalam berbuat kebaikan atau pekerjaan baik. Kalau kesempatn itu berlalu tanpa kita sadari kita merasa galau yang akhirnya menyesakkan dada karena merasa terlambat. Penyesalan memang tiada guna, namun tiada guna lagi jika akhirnya putus asa. Itu yang sia-sia.

Tidak ada kamusnya putus asa. Tuhan saja masih memberikan kesempatan hambanya untuk bertobat dan memperbaiki diri. Sebelum hembusan nafas terakhir. Masih ada kesempatan untuk merubah diri. Tuhan membenci hambanya yang berputus asa. Jangan berputus asa dengan pertolongan Tuhan.

Manusia tempatnya lupa dan alfa, berkeluh kesah, namun pertolongan Tuhan itu akan datang bagi orang yang bersabar. Jangan bersedih, masih ada kesempatan hari ini dan sekarang untuk merubah kebiasaan buruk. Caranya dengan paksakan dan paksakan. Berubah itu memang menyakitkan namun akan lebih menyakitkan bila tidak berubah.

Melangkah tiada henti, bergerak tanpa lelah, berkarya tanpa menyerah. Jika kesempatan masih ada, “Never give up” Semangat!

Pentingnya Sebuah Target

Pentingnya Sebuah Target

Kehidupan membutuhkan sebuah tujuan, dan tujuan tersebutlah yang disebut dengan target. Siapapun kita dan apapun yang kita lakukan tentu memerlukan sebuah target, beberapa orang berpendapat bahwa target dan tujuan tidaklah terlalu penting namun yang terpenting adalah hasil akhir yang dicapai.

Sebuah target mempengaruhi sebuah proses. Maksudnya adalah saat melakukan sesuatu kita perlu mengatur dan merencakan apa yang akan kita kerjakan agar tidak bingung dengan apa yang akan kita kerjakan nantinya. Bayangkan sebuah pencapaian sukses kita, ketika kita mulai melakukan upaya untuk meraihnya. Lakukan usaha dan sambil terus bayangkan.

Siapapun ingin meraih kesuksesan, oleh sebab itu pasang target sukses kita, mulai dari sukses harian, mingguan, bulanan, tahunan, sampai sukses jangka panjang. Sudahkan kita memasang terget kita sebelum melakukan sesuatu?, Coba pasang target kita dari sekarang dan raih tujuan yang kita impikan dengan kesuksesan.

Jangan Abaikan Keluarga

Jangan Abaikan Keluarga

Keluarga adalah hal yang utama. Kita terlalu sibuk dengan urusan masing-masing. Kita sibuk mengumpulkan pundi-pundi uang untuk kita sendiri. Kita terlalu sibuk menghabiskan waktu bersama teman dan sahabat. Kita terlalu sibuk mencari apa itu kebahagiaan dan cinta, hingga tak jarang kita mengabaikan keluarga kita sendiri.

Keluarga bisa memberi kita sesuatu yang tak bisa kita peroleh dari orang lain, atau bahkan dibeli dengan banyaknya uang yang kita miliki.

Keluarga merupakan orang-orang yang selalu menenangkan kita saat sedang menangis, yang tidak terima ketika kita direndahkan orang lain. Siapa pun kita, mau jadi apa kita, mereka tak akan pernah berhenti menerima kita apa adanya. Ketika kamu takut dengan dunia, hanya keluarga yang bisa membuat kita merasa nyaman.

Keluarga adalah obat yang tak bisa dibeli dengan uang. Mereka mampu mengobati kita di saat sedang sedih. Mereka akan selalu ikut merasakan kesedihan dan kebahagiaan kita. Mereka bahkan terus mendoakan yang terbaik.

Keluarga tak pernah memandang kita hanya dari segi fisik, bahkan materi yang kita miliki.

Mereka selalu bisa memberi kita semangat, kapan pun kita butuhkan. Cinta yang mereka tanam, terus terpupuk hingga waktu dan ruang memisahkan. Keluarga adalah orang-orang yang paling bahagia memiliki kita, apa adanya.

Hidup Atau Mati Aku Tetap Bahagia

Hidup Atau Mati Aku Tetap Bahagia

Suatu hari seorang ibu yang terapung di lautan karena kapalnya karam tampak tetap bahagia.  Seorang pemuda yang kebetulan berada di dekatnya merasa sangat penasaran dan bertanya kepadanya,

“Bu, bagaimana ibu masih bisa berbahagia dalam kondisi yang tidak menentu ini.  Jika pertolongan tidak segera datang, maka kita semua akan mati”

Ibu itu pun menjawab,”Saya mempunyai dua orang anak laki-laki. Yang pertama sudah meninggal, yang kedua masih hidup di tanah seberang.  Seandainya berhasil selamat, saya sangat bahagia karena saya akan berjumpa dengan anak kedua saya.  Dan jika ternyata tidak terselamatkan, maka saya juga berbahagia karena saya akan berjumpa dengan anak pertama saya di surga.”

Hikmah Di Balik Kisah

Berpikir positif dalam keadaan yang sulit membuat seseorang tetap bahagia.  Jika setiap kondisi kita sikapi dengan cara berpikir yang baik, maka apa pun kondisinya, kita akan bersyukur.  Oleh karena itu, mari kita belajar untuk menyikapi setiap kondisi kita dengan positif.

Syukur Dan Sabar

Syukur Dan Sabar

Kebanyakan dari kita, saat mendapat cobaan kita terus mengelus dada seraya berucap sabar, tetapi melupakan nikmat lain yang Tuhan telah berikan selama ini. Syukur dan sabar sepertinya bisa dikatakan sebagai dua sisi mata uang yang tidak dapat terpisahkan.

Teruslah bersyukur dan bersyukur, agar tak ada ruang dihati untuk mengeluhkan takdir Tuhan, karena dengan syukur maka semua keadaan akan dapat terkendali dengan baik dan bijak.

Bersyukurlah atas apa yang kita miliki saat ini, tidak usah terlalu mengorek-ngorek nikmat yang belum Tuhan kasih dengan bahasa “seandainya”.

Sebab Tuhan lebih tahu terhadap apa-apa yang kita butuhkan. Maka, bila belum diizinkan mendapat yang kita semogakan, sadarlah artinya semua itu bukanlah terbaik untuk hidup kita.

Dan jangan selalu melihat keatas, kalau tidak maka kau akan lupa caranya bersyukur dan akan terjatuh akibat kesombongan diri yang tak disadari.

Sebab, tak sedikit diantara kita yang hidupnya tiba-tiba berantakan tak karu-karuan hanya karena ia tak tahunya caranya bersyukur atas apa yang sudah menjadi miliknya selama ini, hingga akhirnya ia hidup dengan banyak eluhan dan eluhan.

Memaksimalkan Waktu

Memaksimalkan Waktu

Semua orang memiliki waktu yang sama, 24 jam sehari. Namun banyak orang  yang selalu merasa kekurangan waktu dan menyesali hari-harinya karena telah melewatkannya dengan cara yang tidak bijak.

Di satu pihak ada kelompok yang sukses karena bisa mengelola waktu dengan sebaik-baiknya sehingga bisa meraih banyak hal yang diharapkan. Sebaliknya, disisi lain ada yang berkeluh kesah karena waktu terlalu cepat atau terlalu lambat tanpa memperoleh hasil apapun.

Kita semua punya waktu yang bisa kita gunakan atau bisa kita hambur-hamburkan. Keputusannya tergantung pada diri kita sendiri. Sekali “waktu” kita lewati, dia tak kan kembali selamanya.

Kunci sukses memaksimalkan waktu adalah mengelolanya dengan baik. Jangan lupa juga untuk selalu mengisi setiap detik dengan kebaikan dan kemanfaatan. Karena meskipun tubuh beristirahat, waktu tetap bisa dikelola melalui berpikir positif. Sehingga, setiap waktu yang terlewat, tak kan lagi sia – sia.

Mari, memaksimalkan waktu dengan sebaik-baiknya, agar kita menjadi pribadi-pribadi yang produktif, berkualitas, dan bermakna bagi kehidupan ini.

“Menggunakan waktu yang tepat adalah memanfaatkannya sesuai dengan apa yang telah ditentukan sebelumnya. Menghamburkan waktu adalah menyia-nyiakannya tanpa rencana dan  sembarangan”

Potensi Diri

Potensi Diri

Potensi diri itu luar biasa. Seringkali kita terpukau pada apa yang berkilau dikejauhan, seolah dengan meraihnya, maka hidup kita akan berubah menjadi lebih baik. Ibarat pepatah, rumput tetangga tampak lebih hijau dibanding rumput di taman sendiri, ternyata keindahan itu hanya fatamorgana.

Saat kita mencoba meraihnya, mungkin saja itu akan berhasil. Namun, sudah pasti akan ada banyak energi yang terbuang. Dan tak jarang, adanya potensi dan kesempatan di tangan, justru tak bisa dimaksimalkan.

Itulah yang sering terjadi saat kita terpukau dengan prestasi orang lain. Seolah-olah, dengan menirunya habis-habisan, kita bisa meraih sukses serupa. Sikap membabi-buta itu membuat kita melupakan potensi diri yang sebenarnya.

Sebelum melangkah terlalu jauh, mari kita coba gali dan kembangkan potensi yang ada pada diri kita. Dengan mengembangkan secara arif dan bijaksana, potensi yang semula kecil sekalipun bisa menjadi sesuatu yang luar biasa.

Mari, temukan potensi diri dan jangan berhenti untuk terus mengembangkan dan memperjuangkannya menjadi kesuksesan yang kita banggakan.

Tugas besar kita bukanlah melihat sesuatu yang berkilau di kejauhan, tetapi melakukan sesuatu terhadap apa yang ada di tangan.

Memiliki Impian Bukanlah Suatu Kesalahan

Memiliki Impian Bukanlah Suatu Kesalahan

Impian adalah hak setiap orang.  Hidup adalah sebuah pilihan. Memilih untuk bangkit atau menyerah dengan keadaan. Memilih untuk tetap semangat atau putus asa dari setiap cobaan yang dihadapi. Memilih untuk sukses atau gagal.

Tidak ada cobaan yang di alami, melainkan sesuai dengan kadar kemampuannya. Yakinkan dalam diri, bahwa Kita adalah orang yang akan menjadikan mimpi menjadi kenyataan.

Setiap mimpi besar dimulai dengan seorang pemimpi. Ingatlah selalu, kita memiliki kekuatan, kesabaran, dan hasrat untuk meraih bintang-bintang untuk mengubah dunia.Semua impian kita bisa menjadi kenyataan, jika kita memiliki keberanian untuk mengejarnya.

Jangan pernah menyerah pada impian hanya karena waktu yang dibutuhkan untuk mencapainya. Bagaimanapun juga waktu akan berlalu.

Fokus pada impianmu dan lakukan yang terbaik. Kita memiliki kekuatan untuk mengubah keadaan hidupmu. Berbahagialah mereka yang memimpikan impian dan bersedia membayar harga untuk mewujudkannya.

Memiliki impian bukanlah suatu kesalahan. Impian bukan saat kita tidur. Namun impian bisa jadi sebuah kenyataan saat kita bangun, bangkit, bekerja cerdas untuk mewujudkannya. Ingat, tidak ada yang tidak mungkin bagi Tuhan. Libatkanlah Tuhan dalam setiap langkah untuk mencapai sebuah impian.

Semoga Tuhan memudahkan setiap urusan kita semuanya.

Copyright © 2021 HWW | Well Project Indonesia